Disetujui Jam Pidum, Kajari Pelalawan akan Hentikan Penuntutan Perkara Pidana Laka Lantas Melalui Restorative Justice
Kamis, 16-03-2023 - 17:35:06 WIB
Foto : Kajari Pelalawan Mohammad Nasir, S.H., M.H., didampingi Plh. Kasi Pidum Fusthathul Amul Huzni, S.H., dan Korina Ariyaningsih,S.H., selaku Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Pelalawan
TERKAIT:
   
 

PELALAWAN – Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan Mohammad Nasir, S.H., M.H., didampingi Plh. Kepala Seksi Pidana Umum Fusthathul Amul Huzni, S.H., dan Korina Ariyaningsih,S.H., selaku Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Pelalawan telah melakukan usulan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif (Restorative Justice/RJ) terhadap tersangka DIKI Als DIKI Bin MAMAT dalam perkara pidana “Lalu Lintas dan Angkutan Jalan” di Ruang Vidcon Kantor Kejaksaan Negeri Pelalawan, Provinsi Riau. Kamis (16/03/2023)


Penyelesaian perkara tindak pidana dengan mengedepankan keadilan restoratif yang menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula dan keseimbangan perlindungan dan kepentingan korban dan pelaku tindak pidana yang tidak berorientasi pada pembalasan merupakan suatu kebutuhan hukum masyarakat dan sebuah mekanisme yang harus dibangun dalam pelaksanaan kewenangan penuntutan dan pembaharuan sistem peradilan pidana. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif, untuk mewujudkan kepastian hukum, ketertiban hukum, keadilan, dan kebenaran yang hakiki, di mana yang dimaksud dengan Keadilan Restoratif adalah penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, Korban, keluarga pelaku/Korban, dan pihak lain yang terkait untuk bersama- sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan bukan pembalasan.


Kejadian perkara pidana tersebut berawal pada Kamis tanggal 17 November 2022 sekira pukul 22.00 WIB, tersangka Diki Als Diki Bin Mamat mengendarai sepeda motor Honda Scoopy Nomor Polisi BM 4770 IM yang bergerak dari arah Pangkalan Kerinci menuju arah Pangkalan Kuras dengan kecepatan kendaraan lebih kurang sekitar 60 KM /Jam. Di depan kendaraan tersangka ada Truck, kemudian tersangka bergerak ke kanan jalan hendak mendahului Truck tersebut, pada waktu yang bersamaan dari arah yang berlawanan datang Sepeda Motor Honda Beat tanpa nopol yang dikendarai oleh saksi Melia Agustina berboncengan dengan saksi korban Okta Yurna Hernisa. Karena jarak yang sudah dekat bagian depan sebelah kanan Sepeda Motor tersangka menabrak bagian samping kanan Sepada Motor Honda Beat yang mengakibatkan kedua saksi korban terjatuh, dan tersangka jatuh di jalan sebelah kanan dari arah Pangkalan Kerinci menuju arah Pangkalan Kuras. Selanjutnya tersangka berdiri karena takut ada kendaraan yang melintas kemudian tersangka melihat kondisi kedua saksi korban.


Saksi korban Melia Agustina mengalami luka-luka sesuai dengan Visum Et Repertum Nomor : VR-03/RS-ETA/XII/2022 tanggal 09 Desember 2022 yang dibuat dan ditanda tangani oleh dr. Wilda Mei Maghdalena Dokter Pemeriksa pada Rumah Sakit Efarina yang pada intinya pada korban ditemukan tampak pada lengan bawah kanan bengkak, nyeri dan luka robek dan pada korban dilakukan pemeriksaan fisik, labor dan rontgen dari hasil radiologi tampak tulang lengan bawah kanan patah.


Sementara pada saksi korban yang Okta, sesuai dengan visum et repertum No.1/RSAM/VER/XI/2022 tanggal 06 Desember 2022, yang pada intinya pada korban ditemukan luka terbuka pada lutut kanan terdapat jembatan jarigan, bila dirapatkan berbentuk garis, pada punggung kaki kanan sisi dalam terdapat luak lecet berwarna kemerahan, pada punggung kaki kanan terdapat luka lecet berwarna kemerahan, pada punggung kaki kanan sisi dalam dari pergelangan kaki bagian dalam terdapat luka lecet.


"Pertimbangan dalam penghentian perkara diatas dikarenakan tersangka telah mengganti kerugian yang dialami korban, tersangka juga merupakan seorang mahasiswa, kedua belah pihak telah setuju untuk melakukan perdamaian, dan perkara tersebut memenuhi syarat untuk dihentikan penuntutannya sesuai dengan PERJA No. 15 Tahun 2020 Tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif," tutur Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan Mohammad Nasir, S.H., M.H.,


"Sebelum dilakukan usulan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif (Restorative Justice/RJ) terhadap tersangka Diki dalam perkara pidana “Lalu Lintas dan Angkutan Jalan” hari ini, sebelumnya telah dilakukan mediasi perdamaian antara kedua pihak yang dilakukan di Rumah Restorative Seiya Sekata Kejaksaan Negeri Pelalawan pada hari Rabu tanggal 08 Maret 2023. Kesimpulan yang didapat dari vidcon usulan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif (Restorative Justice/RJ) terhadap tersangka DIKI Als DIKI Bin MAMAT dalam perkara pidana “Lalu Lintas dan Angkutan Jalan” adalah disetujui." Tandasnya.


Sumber : Kejari Pelalawan




 
Berita Lainnya :
  • Resmi Dilantik Sebagai Pj Bupati, Hambali Siap Membangun Kabupaten Kampar Lebih Baik
  • 22 dari 25 Propemperda Direncanakan Akan Diproses pada 20 November 2023
  • Direktur Pidana KLHK Yazid CS Akan Terus Diproses Hukum Pidana Perdata Diduga Lakukan Abuse Of Power Oleh LSM-LIRA
  • Dari 14 Tahanan Polsek Tanah Abang yang Kabur, 8 Orang Berhasil Ditangkap Polres Jakarta Pusat
  • Polri Kawal Ketat Pergeseran Kotak Surat Suara Hasil Pleno PPK Kecamatan Bandar Sei Kijang ke Gudang Logistik KPU Kabupaten Pelalawan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Resmi Dilantik Sebagai Pj Bupati, Hambali Siap Membangun Kabupaten Kampar Lebih Baik
    02 22 dari 25 Propemperda Direncanakan Akan Diproses pada 20 November 2023
    03 Direktur Pidana KLHK Yazid CS Akan Terus Diproses Hukum Pidana Perdata Diduga Lakukan Abuse Of Power Oleh LSM-LIRA
    04 Dari 14 Tahanan Polsek Tanah Abang yang Kabur, 8 Orang Berhasil Ditangkap Polres Jakarta Pusat
    05 Polri Kawal Ketat Pergeseran Kotak Surat Suara Hasil Pleno PPK Kecamatan Bandar Sei Kijang ke Gudang Logistik KPU Kabupaten Pelalawan
    06 GAPKI dan PWI Berkomitmen Tingkatkan Kompetensi Jurnalis Muda Indonesia
    07 Luar Biasa! Ribuan Massa Hadiri Audensi Bupati Kuantan Singingi Sekaligus Melayur Jalur Desa Sako
    08 Caleg di Pekalongan Tertipu Penggandaan Uang, Bahkan Pelaku Janjikan Bisa Menambah Perolehan Suara
    09 Ketua Umum JMSI Terima Press Card Number One
    10 Dua Orang Pelaku Pencurian di Daerah Pasar Minggu Kandis Diringkus Polisi
    11 Penutupan Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu Serentak 2024 Tingkat PPK Kecamatan Bandar Sei Kijang
    12 Dirumahkan! Puluhan Karyawan Yayasan Tasik Gemilang Unisi Laporkan Pengurus Yayasan ke Disnakertrans Inhil
    13 Kapolsek Bandar Sei Kijang Pimpin Langsung PAM Sidang Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat PPK
    14 Bupati Siak Alfedri Menjadi Pembina Upacara Pembukaan TMMD ke - 119 Tahun 2024
    15 Meski Kalah Pileg, Syafarudin Poti Tetap Bangun Tribun Mini Lapangan SepakBola Kepenuhan Hulu
    16 Raup 75 Ribu Suara, Golkar Optimis Kirim Dua Kursi Dapil 7 DPRD Inhil Propinsi Riau
    17 Pemkab Inhu Memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, di Masjid Nurul Amal Pematang Reba
    18 Organisasi Pers di Pelalawan Silaturahmi ke Bupati Pelalawan
    19 Pastikan Kesiapan Menjalankan Tugas Rapat Pleno dengan Optimal, TNI/POLRI, Petugas PPK dan PPS Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
    20 JMSI Provinsi Riau Sabet Penghargaan Silver Pertama JMSI Award 2024
    21 Kapolda Sumsel dan Bupati Muratara, Seluruh Caleg Sepakat Tidak Menurunkan Massa
    22 Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Busernews24.com | Situs Berita Aktual Terpercaya