Rekaman Audio Visual Gonggongan Anjing, Menag Bakal Dilaporkan ke Polisi
Kamis, 24-02-2022 - 08:42:54 WIB
Foto : Menteri Agama Yakut Qoumas tangkapan rekaman audeo visual dan (dok detik.com)
TERKAIT:
   
 

JAKARTA - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut bakal dilaporkan ke pihak kepolisian atas pernyataanya yang membandingkan suara Azan dengan gonggongan anjing.
Hal tersebut diungkapkan oleh mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo melalui akun Twitternya @KRMTRoySuryo2 yang menurutnya akan ia layangkan ke Polda Metro Jaya pada pukul 15.00 WIB nanti.


Ia mengungkapkan bahwa ia telah memiliki barang bukti yang memperkuat isi laporannya nanti adalah berupa rekaman audio visual.


"Saya dikonfirmasi banyak pihak, Apakah benar Press Release dari KPI/Kongres Pemuda Indonesia ini. Jawabannya YA, InsyaaAllah siang nanti Jam 15.00 WIB Kami akan Membuat LP di Polda Metrojaya terhadap Sdr YCQ dengan bukti-bukti Rekaman Audio-Visual Statemennya & Pemberitaan Media-media. AMBYAR !" kata Roy Suryo, Kamis (24/02/2022).


"Bukti-bukti Rekaman Audio-Visual Statemennya & Pemberitaan Media media-media," tulisnya.


Menteri Agama Gus Yaqut sebelumnya menjelaskan terkait Surat Edaran (SE) Nomor 5 tahun 2022 tentang pedoman penggunaan pengeras suara di masjid dan musala. Namun dalam penjelasannya tersebut, ia mengklaim tak melarang rumah ibadah umat muslim menggunakan toa ataupun pengeras suara. Hanya saja, kata Gus Yaqut, (SE) dikeluarkan dengan tujuan agar tidak ada umat agama lain yang terganggu. Hal ini, dia sampaikan saat berkunjung ke Pekanbaru pada Rabu 23 Februari 2022 kemarin.


Gus Yaqut pun menilai perlu adanya aturan yang mengatur kapan toa tersebut dapat digunakan. Baik setelah, atau sebelum azan dikumandangkan. "Bagaimana menggunakan speaker di dalam atau luar masjid juga diatur. Tidak ada pelarangan. Aturan ini dibuat semata-mata hanya untuk membuat masyarakat kita semakin harmonis," lanjutnya.


Gus Yaqut mengatakan tujuannya ialah untuk meningkatkan manfaat dan mengurangi masabat. Sebab di daerah yang mayoritas muslim hampir setiap 100-200 meter terdapat masjid. "Kita bayangkan, Saya muslim saya hidup di lingkungan non muslim, kemudian rumah ibadah mereka membunyikan toa sehari lima kali dengan keras secara bersamaan, itu rasanya bagaimana?," ucapnya.


Namun penjelasan Gus Yaqut pun menganologikan dengan suara anjing yang menggonggong dalam waktu bersamaan menjadi sesuatu hal yang tidak patut untuk di katakan. "Contohnya lagi, misalkan tetangga kita kiri kanan depan belakang pelihara anjing semua, misalnya menggonggong di waktu yang bersamaan kita terganggu ga? Artinya semua suara-suara harus kita atur agar tidak menjadi gangguan," sebutnya.


Yaqut menegaskan speaker di masjid/musala dapat dipakai, namun diatur agar tidak ada yang merasa terganggu. Dan agar niat menggunakan toa sebagai sarana untuk syiar dan tepat dilaksanakan tanpa harus mengganggu umat beragama lain.


Yang layak di mintaai informasi untuk mengklarifikasi pemberitaan ini, atas dugaan beredarnya Rekaman Audio Visual akan kami sampaikan ke penegak hukum.(Martin)


(Sm/detik)




 
Berita Lainnya :
  • Resmi Dilantik Sebagai Pj Bupati, Hambali Siap Membangun Kabupaten Kampar Lebih Baik
  • 22 dari 25 Propemperda Direncanakan Akan Diproses pada 20 November 2023
  • Direktur Pidana KLHK Yazid CS Akan Terus Diproses Hukum Pidana Perdata Diduga Lakukan Abuse Of Power Oleh LSM-LIRA
  • Dari 14 Tahanan Polsek Tanah Abang yang Kabur, 8 Orang Berhasil Ditangkap Polres Jakarta Pusat
  • Polri Kawal Ketat Pergeseran Kotak Surat Suara Hasil Pleno PPK Kecamatan Bandar Sei Kijang ke Gudang Logistik KPU Kabupaten Pelalawan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Resmi Dilantik Sebagai Pj Bupati, Hambali Siap Membangun Kabupaten Kampar Lebih Baik
    02 22 dari 25 Propemperda Direncanakan Akan Diproses pada 20 November 2023
    03 Direktur Pidana KLHK Yazid CS Akan Terus Diproses Hukum Pidana Perdata Diduga Lakukan Abuse Of Power Oleh LSM-LIRA
    04 Dari 14 Tahanan Polsek Tanah Abang yang Kabur, 8 Orang Berhasil Ditangkap Polres Jakarta Pusat
    05 Polri Kawal Ketat Pergeseran Kotak Surat Suara Hasil Pleno PPK Kecamatan Bandar Sei Kijang ke Gudang Logistik KPU Kabupaten Pelalawan
    06 GAPKI dan PWI Berkomitmen Tingkatkan Kompetensi Jurnalis Muda Indonesia
    07 Luar Biasa! Ribuan Massa Hadiri Audensi Bupati Kuantan Singingi Sekaligus Melayur Jalur Desa Sako
    08 Caleg di Pekalongan Tertipu Penggandaan Uang, Bahkan Pelaku Janjikan Bisa Menambah Perolehan Suara
    09 Ketua Umum JMSI Terima Press Card Number One
    10 Dua Orang Pelaku Pencurian di Daerah Pasar Minggu Kandis Diringkus Polisi
    11 Penutupan Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu Serentak 2024 Tingkat PPK Kecamatan Bandar Sei Kijang
    12 Dirumahkan! Puluhan Karyawan Yayasan Tasik Gemilang Unisi Laporkan Pengurus Yayasan ke Disnakertrans Inhil
    13 Kapolsek Bandar Sei Kijang Pimpin Langsung PAM Sidang Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat PPK
    14 Bupati Siak Alfedri Menjadi Pembina Upacara Pembukaan TMMD ke - 119 Tahun 2024
    15 Meski Kalah Pileg, Syafarudin Poti Tetap Bangun Tribun Mini Lapangan SepakBola Kepenuhan Hulu
    16 Raup 75 Ribu Suara, Golkar Optimis Kirim Dua Kursi Dapil 7 DPRD Inhil Propinsi Riau
    17 Pemkab Inhu Memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, di Masjid Nurul Amal Pematang Reba
    18 Organisasi Pers di Pelalawan Silaturahmi ke Bupati Pelalawan
    19 Pastikan Kesiapan Menjalankan Tugas Rapat Pleno dengan Optimal, TNI/POLRI, Petugas PPK dan PPS Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
    20 JMSI Provinsi Riau Sabet Penghargaan Silver Pertama JMSI Award 2024
    21 Kapolda Sumsel dan Bupati Muratara, Seluruh Caleg Sepakat Tidak Menurunkan Massa
    22 Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Busernews24.com | Situs Berita Aktual Terpercaya