Dua Pekerja Tambang Emas Ilegal di Desa Munsalo Kopah Tertimbun Longsoran Tanah
Kamis, 14-09-2023 - 13:57:19 WIB
Foto : Evakuasi korban tertimbun longsor di lokasi PETI
TERKAIT:
   
 

KUANTAN SINGINGI - Dua orang pekerja Penambang Emas tanpa Izin (PETI) jenis Dompeng Darat yang berlokasi di Rawang Lowe Dusun Sungai Kuning Desa Munsalo Kopah Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuansing tertimbun tanah longsor yamg terjadi pada Rabu (13/09/2023) sekira pukul 16.30 WIB.


Kejadian itu berawal Pada hari Rabu 13 September 2023 para pekerja PETI melakukan aktifitas penambangan emas di Rawang lowe Dusun Sungai Kuning Desa munsalo Kopah Kecamatan Kuantan Tengah seperti biasanya, namun sekitar pukul 16.30 WIB terjadi Longsor di Lokasi aktifias diduga PETI tersebut dimana kedalaman lubang sebelum terjadi Longsor diperkirakan Sekitar 10 meter.


Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, S.I.K, M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Kuansing AKP Linter Sihaloho, S.H. M.H Mengatakan bahwa “akibat dari terjadinya Longsor tersebut mengakibatkan 2 orang pekerja PETI tertimbun reruntuhan Tanah, namun 1 orang pekerja berinisial IL (44) berhasil diselamatkan dan 1 orang pekerja lainnya DM (30) sampai dengan saat ini masih belum ditemukan, Korban yang tertimbun DM (30) merupakan anak kandung dari M (65) yang merupakan pemilik lahan dari lokasi tempat aktivitas PETI tersebut,” jelasnya.


“Hingga pukul 00.00 WIB , korban DM (30) yang tertimbun masih belum ditemukan dan pencarian korban yang dilakukan dengan alat seadanya oleh personil gabungan Polres Kuansing dan Polsek Kuantan Tengah serta Petugas Sat Pol PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Kuansing bersama - sama dengan masyarakat Kenegerian Kopah Kecamatan Kuantan Tengah sementara waktu dihentikan dan dilanjutkan pagi hari besoknya sambil menunggu datangnya Alat Berat Jenis Excapator tiba dilokasi untuk membantu melakukan pencarian atau evakuasi korban yang tertimbun longsoran tersebut ,” ungkap AKP Linter Sihaloho. S.H. M.H


Lanjut keterangannya lagi ," Pekerja PETI yang berinisial IL (44) berhasil ditemukan saat pencarian dilokasi tersebut ,warga menjumpai rambut korban ,kemudian warga menarik rambut korban hingga korban berhasil dikeluarkan dari timbunan tanah yang longsor tersebut. " terangnya.


Dalamnya lubang lokasi yg tertimbun longsor an tanah tersebut ( TKP ) membuat anggota tem evakuasi beserta masyarakat sulit untuk melakukan penggalian secara manual malam itu.


Kapolres Kuansing AKBP. Pangucap Priyo Soegito .S.I.K.,M.H , Kamis ( 14/9) pukul 10.00 Wib bersama Bupati Kuansing Drs.H. Suhardiman Amby. Ak MM dan rombongan lainnya langsung mendatangi rumah duka setelah sebelumnya mendapatkan informasi dari anggota dilapangan bahwa Korban DM (30) pada pukul 08.00 Wib telah diketemukan dari lokasi tempat kejadian ( TKP) dalam keadaan sudah meninggal dunia dan langsung dikebumikan dipekuburan Ds Jaya Kopah.


Selesai mengunjungi rumah duka ,Kapolres Kuansing bersama Bupati dan rombongan selanjutnya mendatangi dan melihat langsung lokasi tempat kejadian (TKP) tertimbunnya pelaku PETI yang mengakibatkan salah satu korbannya meninggal dunia.


Disela kegiatan pengecekan TKP tersebut, Kapolres Kuansing AKBP. Pangucap menyampaikan kepada awak media , " Bahwa aktifitas PETI jenis Dompeng Darat memiliki resiko besar bagi pekerja PETI dimana para pekerja PETI harus membuat Lobang dimana kedalaman Lobang tersebut dapat menjadi potensi terjadinya longsor yang dapat menimbun pekerja PETI itu sendiri."ucapnya.


Sambung Kapolres lagi ,“ Kejadian tertimbun nya pekerja PETI hari ini bukanlah hal yang pertamakali terjadi di Kabupaten Kuansing, sebelumnya juga pernah terjadi kejadian serupa di Desa Serosa Kec. Hulu Kuantan pada Bulan Agustus Tahun 2020 yang lalu, dimana atas kejadian tersebut memakan Korban sebanyak 4 (empat) orang Meninggal Dunia namun banyaknya kejadian tertimbunnya pekerja PETI tidak memberi efek jera atau Trauma tersendiri bagi pelaku PETI lainnya,” terang Kapolres.


" Menindak lanjuti kejadian ini , Polres Kuansing akan tetap melakukan penyelidikan dan penyidikan serta upaya - upaya hukum lainnya dengan tegas , agar tindakan tersebut dapat menimbulkan efek jera bagi pelaku PETI , " sambung Kasat Reskrim AKP. Linter menutup keterangannya.(Sugianto)




 
Berita Lainnya :
  • Resmi Dilantik Sebagai Pj Bupati, Hambali Siap Membangun Kabupaten Kampar Lebih Baik
  • 22 dari 25 Propemperda Direncanakan Akan Diproses pada 20 November 2023
  • Kedapatan Miliki 64 Paketan Sabu, RS Alias Randu Diringkus Ditresnarkoba Polda Babel
  • Bupati Nias Barat Hadiri Pesta Pembangunan di Gereja BNKP Jemaat Betania Lolowau Lahomi
  • Sofian dan Parlan Siap Maju dalam Pilkada Kota Pangkalpinang 2024-2029
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Resmi Dilantik Sebagai Pj Bupati, Hambali Siap Membangun Kabupaten Kampar Lebih Baik
    02 22 dari 25 Propemperda Direncanakan Akan Diproses pada 20 November 2023
    03 Kedapatan Miliki 64 Paketan Sabu, RS Alias Randu Diringkus Ditresnarkoba Polda Babel
    04 Bupati Nias Barat Hadiri Pesta Pembangunan di Gereja BNKP Jemaat Betania Lolowau Lahomi
    05 Sofian dan Parlan Siap Maju dalam Pilkada Kota Pangkalpinang 2024-2029
    06 Polsek Bagan Sinembah Gagalkan Peredaran 5 kg Daun Ganja Kering
    07 Pembukaan LKD ke-5 PC Fatayat NU Pelalawan Gelar Latihan Kader
    08 Warga Merasa Terancam Kesehatannya, Diduga Air Bekas Lubang Batu Bara Dibuang ke Sungai
    09 Sempat Kabur ke Jakarta, Mantan Karyawan Resto Mie Pangkalpinang Diamankan Polda Babel Usai Gasak Uang Puluhan Juta
    10 Ketua DPRK Aceh Timur Terima Kunjungan PJ Bupati
    11 Polda Sumut Gelar Rekonstruksi Kebakaran Rumah Sempurna Pasaribu
    12 Wabup Husni : Pasar Rakyat Permudah Warga Dapatkan Bahan Pokok
    13 PJ. Bupati Amrullah Tinjau Pelayanan RSUD Zubir Mahmud
    14 Bupati Pelalawan Serahkan SK RT/RW, Bantuan BLT dan Santunan Anak Yatim
    15 Kapolres Nias Datangi TKP Kejadian Percobaan Bunuh Diri
    16 Buka Bupati Cup 3 Zona Rilau Ale, Wabup Edy Manaf Ungkap Filosofi Sepak Bola
    17 Tim PBK FC Berhasil Kalahkan Gembel FC Cerenti Skor 8-0, Ini Kata Hardianto Manik
    18 Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Puskesmas Bungaraya Adakan Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat Kampung Temukan
    19 Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang Bekuk Pelaku Kasus Pencurian Hp
    20 Awasi Pencoklitan, Bawaslu Inhu Datangi Perkampungan Talang Mamak di batang Gansal
    21 Robot, Pemilik Pupuk NPK SHM & Unit Usaha SHM Jaya Group Bagikan Sembako Gratis
    22 Pj Wali Kota Pekanbaru Minta Warga Pastikan Memiliki Hak Pilih pada Pilkada 2024
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Busernews24.com | Situs Berita Aktual Terpercaya