Korban Investasi BHFC di Pelalawan Merugi, Leader Justru Kick Out Anggota yang Protes
Selasa, 31-10-2023 - 20:57:27 WIB
TERKAIT:
   
 

PELALAWAN - Korban investasi BHFC Future di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau alami kerugian materi hingga jutaan rupiah. Inisial (A) yang diduga sebagai orang pertama yang mengenalkan BHFC itu pun secara sepihak mengeluarkan beberapa orang dari grup WhatsApp BHFC tanpa mengembalikan uang korban.


Pengeluaran beberapa nggota group WhatsApp BHFC tersebut bermula ketika banyak korban yang tidak bisa melakukan penarikan uang dari aplikasi BHFC dan melakukan komplain didalam group yang dibuatnya.


Screenshot-20231031-205949-2


"Inisial (A) secara semena-mena mengeluarkan saya dan beberapa rekan dari group. Kita panik kenapa kok dana tidak bisa ditarik," kata Rahmad.


Sayangnya inisial (A) tidak merespon ketika ditanyakan bagaimana solusi agar uang para korban bisa ditarik kembali, bukan justru mengeluarkan anggota secara semena-mena tanpa ada komunikasi yang baik seperti halnya ia meyakinkan orang untuk berinvestasi di BHFC dulu.


Setelah ramai terjadi komplain tersebut, kemudian BHFC mengeluarkan aturan wajib bagi seluruh anggota untuk melakukan isi saldo sebesar Rp 500.000 dengan dalih agar bisa melakukan penarikan uang seperti semula.


Pembebanan biaya itu diklaim pihak BHFC sebagai penyelarasan dengan Bank Indonesia.


" Agar setiap orang dapat mengaktifkan secara manual dan menautkan akun BHFC mereka dengan sistem penyelesaian Bank Indonesia sesegera mungkin, harap setorkan 500.000 rp ke akun BHFC Anda sesegera mungkin untuk berpartisipasi dalam Diotorisasi oleh Bank Indonesia dan mendapat izin dari Bank Indonesia," tulis akun bernama Abraham yang disebut sebagai petinggi BHFC dalam akun Telegram.


" Harap diperhatikan bahwa berapa pun saldo rekening BHFC Anda, Anda harus menyetor 500.000 rp untuk berpartisipasi dalam Diotorisasi oleh Bank Indonesia. Karena sistem penyelesaian bank telah ditingkatkan ke Bank Indonesia, sistem secara otomatis mendeteksi bahwa BHFC Anda aktif setelah penyetoran di izin oleh Bank Indonesia. Jika Anda telah menggunakan saldo rekening BHFC Anda untuk mengikuti Diotorisasi oleh Bank Indonesia, maka silakan setorkan 500.000 rp ke BHFC Anda, dan akun BHFC Anda juga akan terhubung dengan sistem penyelesaian dan sistem penarikan Bank Indonesia," jelasnya lagi.


Manajer bernama Alya ketika ditanyakan apakah penambahan saldo sebesar Rp 500.000 itu menjadi syarat untuk bisa melakukan penarikan uang dari aplikasi BHFC, mengiyakan.


" Ya. Anda perlu mengisi ulang RP 500.000 untuk membeli produk agar berhasil mengaktifkannya, agar tidak ketinggalan penarikan Anda besok," jawab Alya selaku Manajer BHFC.


Bisnis Spam atau Ponzi


Skema Ponzi adalah modus investasi palsu yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau organisasi yang menjalankan operasi ini.


Saat dikonfirmasi inisial A mengatakan. "Tidak ada lagi BHFC pak, BHFC sudah scam dan semua grup sudah bubar, " jelasnya. (Tim) 


(Sumber: Faisal)




 
Berita Lainnya :
  • Resmi Dilantik Sebagai Pj Bupati, Hambali Siap Membangun Kabupaten Kampar Lebih Baik
  • 22 dari 25 Propemperda Direncanakan Akan Diproses pada 20 November 2023
  • Masyarakat Antusias Saksikan Pesta Rakyat pada Festival Pesona Aekhula
  • 6 Tahun Buron, Pelaku Pembunuhan Warga Aceh Timur Akhirnya Diringkus Polisi
  • Personil Lantas Sei Kijang Sosialisasikan Program Bung Selamat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Resmi Dilantik Sebagai Pj Bupati, Hambali Siap Membangun Kabupaten Kampar Lebih Baik
    02 22 dari 25 Propemperda Direncanakan Akan Diproses pada 20 November 2023
    03 Masyarakat Antusias Saksikan Pesta Rakyat pada Festival Pesona Aekhula
    04 6 Tahun Buron, Pelaku Pembunuhan Warga Aceh Timur Akhirnya Diringkus Polisi
    05 Personil Lantas Sei Kijang Sosialisasikan Program Bung Selamat
    06 Mantap, Pemkab Siak Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian ke-13 Dari BPK RI
    07 Disdikbud Bulukumba Rombak Pelayanan, Tak Ada Lagi Guru Tinggalkan Sekolah
    08 Eks Wakil Ketua DPRD Pelalawan H. Supriyanto,SP Maju di Pilkada 2024
    09 Yose Indrawan Nyatakan Siap Bertarung di Pilkada Pelalawan
    10 Sebanyak 15 Goni Pakaian Bekas Layak Pakai Akan di Sumbangkan IKA LIBEL untuk Korban Bencana Alam Sumbar
    11 BOS Media Daftar Cagub Pilkada Sumut
    12 Festival Pesona Aekhula, Event Strategis Promosikan Potensi Daerah
    13 Cegah Pungli, Polsek Bandar Sei Kijang Gencar Lakukan Patroli
    14 68 Warga Lesung Batu Muda, Terima BLT Tahap I Tahun 2024
    15 Akses Vital Rusak, PT. Rapp Kerahkan Subkontraktor Timbun Jalan Berlubang, Inikah Solusinya?
    16 Anugrah Politisi Berpotensi, DR Tartib Masuk Nominator JMSI Riau Award 2024
    17 Warga Keluhkan SPBU No. 24-332-86 Diduga Banyak Pemotor Lakukan Pengisian untuk Diperjualbelikan
    18 Bupati Nias Barat Melantik Kembali 25 ASN pada Jabatan Administrator, Pengawas dan Fungsional
    19 Kadis Perhubungan Aceh Timur Tegaskan Layak Angkut untuk Jalan Lintas Kecamatan 10,2 Ton
    20 Mau Punya Momongan, Danang DA Minta Istri Rehat Praktik Kedokteran
    21 12 Kamar Pondok Pesantren Dalilul Qoirot di Lalap Sijago Merah, Santri Jadi Korban
    22 Polsek Bandar Sei Kijang Lakukan Patroli Rutin Antisipasi C3
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Busernews24.com | Situs Berita Aktual Terpercaya