Demo Besar, 60 Serikat Buruh Bakal Geruduk Istana Tolak Tapera
Sabtu, 01-06-2024 - 21:05:45 WIB
Layar Menampilkan Penjelasan Mengenai Program Tapera saat konferensi pers di kantor Staf Presiden, Jakarta (Foto: Dok. Tribunnews)
TERKAIT:
   
 

JAKARTA - Sebanyak 60 serikat buruh nasional bakal menggelar aksi demo menolak wacana pemotongan gaji sebesar 3 persen untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Aksi demo penolakan Tapera rencananya digelar pekan depan di Istana Kepresidenan.


Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menegaskan jika pemerintah tetap menerapkan mekanisme Tapera dalam waktu dekat, maka aksi besar-besaran akan digelar.


Serikat buruh akan juga menolak dan meminta pemerintah mencabut Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja. "Aksi juga untuk menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, dan program KRIS dalam Jaminan Kesehatan yang kesemuanya membebani rakyat," kata Said Iqbal dalam keterangannya, Jumat (31/05/2024) kemarin. 


"Aksi KSPI dan Partai Buruh minggu depan. Di Istana. (Massa aksi) Partai Buruh ada 60 federasi serikat buruh tingkat nasional," tukas Said Iqbal.


Dalam lima tahun terakhir ini, lanjutnya, upah riil buruh dan daya beli buruh turun 30 persen akibat tidak naiknya upah hampir 3 tahun berturut-turut. "Sementara tahun ini naik upahnya pun masih tergolong rendah sekali," kata dia.


Kata Istana Soal Tapera


Sementara itu Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan program Tapera disebutnya sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam menyelesaikan kebutuhan papan bagi rakyat. "Dan itu tugas konstitusi karena ada UU-nya, dasar hukum UU 1/2011 tentang perumahan dan kawasan pemukiman, serta UU 4/2016 tentang Tapera. Tapera diatur oleh UU," kata Moeldoko.


Lanjut Moeldoko mengatakan, Tapera merupakan program perpanjangan dari Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum) yang dikhususkan bagi PNS.


Program tersebut diperluas dengan menyasar pegawai swasta. Pemerintah kata Moeldoko memperluas program tabungan perumahan karena terjadi backlog atau krisis kebutuhan rumah.


Berdasarkan data BPS kata Moeldoko, terdapat 9,9 juta masyarakat yang belum memiliki rumah.


"Untuk itu kita berpikir keras, memahami bahwa antara jumlah kenaikan gaji dan tingkat inflasi di sektor perumahan itu enggak seimbang."


"Untuk itu harus ada upaya keras agar masyarakat pada akhirnya bisa walaupun terjadi inflasi bisa punya tabungan untuk membangun rumahnya," katanya.


Sejumlah negara, kata Moeldoko, juga memiliki program yang sama seperti Tapera. "Tentang perumahan bukan hanya Indonesia mengatur, pemerintah di berbagai negara juga jalankan skema seperti ini, di Singapura, Malaysia ada, di beberapa negara lain juga ada. Menurut saya sih tugas negara," pungkasnya.


(Artikel ini sudah terbit di Tribunnews.com)




 
Berita Lainnya :
  • Resmi Dilantik Sebagai Pj Bupati, Hambali Siap Membangun Kabupaten Kampar Lebih Baik
  • 22 dari 25 Propemperda Direncanakan Akan Diproses pada 20 November 2023
  • 4 Residivis Hipnotis Dibekuk Polisi di Sorek Satu, Pangkalan Kuras
  • Pegawai PPPK Bakal Diputus Hubungan Kerja Meski Tidak Melanggar Aturan
  • Hadir di Riau, Mendag RI Zulhas Bangga Perkembangan Riau dan UMRI Sangat Maju
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Resmi Dilantik Sebagai Pj Bupati, Hambali Siap Membangun Kabupaten Kampar Lebih Baik
    02 22 dari 25 Propemperda Direncanakan Akan Diproses pada 20 November 2023
    03 4 Residivis Hipnotis Dibekuk Polisi di Sorek Satu, Pangkalan Kuras
    04 Pegawai PPPK Bakal Diputus Hubungan Kerja Meski Tidak Melanggar Aturan
    05 Hadir di Riau, Mendag RI Zulhas Bangga Perkembangan Riau dan UMRI Sangat Maju
    06 Pemkab dan DPRD Bulukumba Setujui Penetapan Ranperda
    07 Apel Luar Biasa, Dua Oknum Satpol PP Pekanbaru Dipecat Gegara Peras Nenek 66 Tahun
    08 Dewan Kehormatan PWI Minta Ketum Tuntaskan Pelaksanaan Sanksi Kasus UKW BUMN
    09 Sat Resnarkoba Polresta Pangkalpinang Gerebek Rumah Diduga Pelaku Bandar Narkoba
    10 SF Hariyanto Ajak Masyarakat Jaga Pekanbaru Agar Tetap Kondusif pada Rapat Paripurna HUT Pekanbaru ke-240
    11 Jika Maju Pilgub, Direktur CV. Rejeki Langit Meyakini Irjen Pol Ahmad Lutfhi Bisa Membawa Perubahan Untuk Jateng
    12 Kolaborasi Pemkab, Kemenag dan PKK Untuk Cegah Stunting dari Hulu
    13 Bakar Tongkang di Bagansiapiapi Riau Bius Puluhan Ribu Wisatawan
    14 Wabup Edy Manaf Letakkan Batu Pertama Pembangunan Tugu Pramuka dan Sarana Sanitasi di Kampung Pramuka Kalimassang
    15 Wujudkan Pesta Demokrasi yang Kondusif, Polres-TNI dan ASN Pangkalpinang Deklarasi Pilkada Damai
    16 2 Nelayan yang Hilang, 1 Ditemukan di Perairan Meranti Riau
    17 Heboh, Mualaf Kirim Babi Buat Kurban Idul Adha, Senyum Ustadz dan Dipuji Netizen
    18 PPDB Jenjang SMA/SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Dibuka
    19 Kejari Kuansing Periksa Anggota DPRD sebagai Ketua Banggar pada Kasus Dugaan Korupsi Hotel Kuansing
    20 Kampung Jauh dari Puskesmas, Pemkab Siak Beri Bantuan Ambulan
    21 2 Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Kedabu Meranti Riau, saat Pergi Melaut
    22 Pj Gubri akan Serahkan SK PPPK Pemprov Riau di Kabupaten dan Kota
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Busernews24.com | Situs Berita Aktual Terpercaya