32 Nelayan Aceh Timur Dipulangkan dari Thailand 6 Masih Ditahan
Minggu, 02-06-2024 - 15:17:57 WIB
Foto : Dalam penyambutan, Haji Uma ikut memberi nasehat kepada para nelayan di Bandara Kualanamu Sumatera Utara pada, Sabtu (31/05/2024)
TERKAIT:
   
 

ACEH TIMUR - 32 Nelayan Aceh Timur yang terdampar ke wilayah hukum Negara Thailand dan ditangkap oleh otoritas laut Negara Thailand, setelah menjalani beberpa proses, akhirnya dapat kembali ke tanah air dengan selamat. 


H. Sudirman alias Haji Uma anggota DPD RI asal Aceh ikut menyambut pemulangan 32 Nelayan Aceh timur di Bandara Kualanamu Sumatera Utara pada, Sabtu (31/05/2024). 


Para nelayan tersebut tiba di tanah air setelah menjalani hukuman penjara selama 8 bulan di Thailand atas kasus ilegal fishing.


Kepulangan para nelayan didampingi langsung oleh Perwakilan Duta Besar RI Bangkok Thailand hingga selesai serah terima kepada Pemerintah Aceh.


Hadir dalam serah terima 32 nelayan tersebut yaitu Haji Uma, perwakilan Kemenlu RI, perwakilan Kementerian KKP, perwakilan KBRI Thailand, Aliman, M.Si Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Sekretaris Dinas Sosial Aceh dan kepala kantor perwakilan DPD RI Sumut.


Awalnya pemulangan ke-32 Nelayan tersebut terkendala dengan biaya tiket pesawat dari Thailand ke Indonesia.


Namun kepiawan Haji Uma dalam membangun komunikasi dengan Aliman, kepala DKP Aceh, pemilik kapal (toke Boat) dan Pemkab Aceh Timur, masalah biaya pemulangan dapat teratasi atas bantuan sebagian besar dari Baitul Mal Aceh.


“Alhamdulillah atas bantuan para pihak ke-32 nelayan Aceh Timur telah tiba dengan selamat dan akan segera berkumpul dengan keluarga masing-masing” kata Haji Uma kepada awak media, Minggu (02/06/2024). 


Dalam penyambutannya, Haji Uma ikut memberi nasehat kepada para nelayan untuk menjadikan masalah ini sebagai pembelajaran dalam mencari ikan dengan tidak melakukan pelanggaran wilayah teretorial negara lain.


Suasana haru warnai proses serah terima ke-32 nelayan tersebut, bahkan ada nelayan ikut merangkul dan memeluk Haji Uma sembari berterima kasih atas upaya yang dilakukannya.


Para nelayan juga menceritakan kesedihan selama menjalani hukuman di negara orang, seharusnya mereka bisa melaksanakan puasa ramadhan dan hari Idul Fitri bersama keluarga.


Para nelayan tidak menginginkan hal ini terjadi, namun sang pawang ketika mengarahkan Boat tidak menggubris himbauan anak buah kapal.


Hingga saat ini ada 6 nelayan Aceh Timur yang masih mejalani hukuman di Thailand karena perbedaan masa hukuman yaitu pawang boat dan nelayan yang berulang kali melakukan ilegal fishing ke negara Thailand.


Setelah proses serah terima dari Kemenlu RI dan KBRI Thailand kepada Pemerintah Aceh yang ikut disaksikan Haji Uma, ke 32 Nelayan tersebut dipulangkan ke Aceh Timur dengan menggunakan armada dari Dinas Sosial Aceh.


Kini kesemua nelayan sudah berkumpul dengan keluarga masing-masing.(Jufri Zain)




 
Berita Lainnya :
  • Resmi Dilantik Sebagai Pj Bupati, Hambali Siap Membangun Kabupaten Kampar Lebih Baik
  • 22 dari 25 Propemperda Direncanakan Akan Diproses pada 20 November 2023
  • 4 Residivis Hipnotis Dibekuk Polisi di Sorek Satu, Pangkalan Kuras
  • Pegawai PPPK Bakal Diputus Hubungan Kerja Meski Tidak Melanggar Aturan
  • Hadir di Riau, Mendag RI Zulhas Bangga Perkembangan Riau dan UMRI Sangat Maju
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Resmi Dilantik Sebagai Pj Bupati, Hambali Siap Membangun Kabupaten Kampar Lebih Baik
    02 22 dari 25 Propemperda Direncanakan Akan Diproses pada 20 November 2023
    03 4 Residivis Hipnotis Dibekuk Polisi di Sorek Satu, Pangkalan Kuras
    04 Pegawai PPPK Bakal Diputus Hubungan Kerja Meski Tidak Melanggar Aturan
    05 Hadir di Riau, Mendag RI Zulhas Bangga Perkembangan Riau dan UMRI Sangat Maju
    06 Pemkab dan DPRD Bulukumba Setujui Penetapan Ranperda
    07 Apel Luar Biasa, Dua Oknum Satpol PP Pekanbaru Dipecat Gegara Peras Nenek 66 Tahun
    08 Dewan Kehormatan PWI Minta Ketum Tuntaskan Pelaksanaan Sanksi Kasus UKW BUMN
    09 Sat Resnarkoba Polresta Pangkalpinang Gerebek Rumah Diduga Pelaku Bandar Narkoba
    10 SF Hariyanto Ajak Masyarakat Jaga Pekanbaru Agar Tetap Kondusif pada Rapat Paripurna HUT Pekanbaru ke-240
    11 Jika Maju Pilgub, Direktur CV. Rejeki Langit Meyakini Irjen Pol Ahmad Lutfhi Bisa Membawa Perubahan Untuk Jateng
    12 Kolaborasi Pemkab, Kemenag dan PKK Untuk Cegah Stunting dari Hulu
    13 Bakar Tongkang di Bagansiapiapi Riau Bius Puluhan Ribu Wisatawan
    14 Wabup Edy Manaf Letakkan Batu Pertama Pembangunan Tugu Pramuka dan Sarana Sanitasi di Kampung Pramuka Kalimassang
    15 Wujudkan Pesta Demokrasi yang Kondusif, Polres-TNI dan ASN Pangkalpinang Deklarasi Pilkada Damai
    16 2 Nelayan yang Hilang, 1 Ditemukan di Perairan Meranti Riau
    17 Heboh, Mualaf Kirim Babi Buat Kurban Idul Adha, Senyum Ustadz dan Dipuji Netizen
    18 PPDB Jenjang SMA/SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Dibuka
    19 Kejari Kuansing Periksa Anggota DPRD sebagai Ketua Banggar pada Kasus Dugaan Korupsi Hotel Kuansing
    20 Kampung Jauh dari Puskesmas, Pemkab Siak Beri Bantuan Ambulan
    21 2 Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Kedabu Meranti Riau, saat Pergi Melaut
    22 Pj Gubri akan Serahkan SK PPPK Pemprov Riau di Kabupaten dan Kota
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Busernews24.com | Situs Berita Aktual Terpercaya